Teori
Komunikasi adalah inti ilmu komunikasi, dan karenanya tanpa memahami dan
menguasai teori komunikasi, orang tidak akan pernah belajar ilmu komunikasi.
Mengenai kualitas suatu hubungan yang menggambarkan sifat. Topik yang membahas
hubungan atau relationship merupakan salah satu topik dalam ilmu komunikasi
yang paling banyak menarik perhatian karena mengandung banyak sekali aspek menarik
di dalamnya.
Martin
Buber adalah seorang tokoh penting dalam bidang pemikiran keagamaan pada abad
kke-20. Melalui berbagai tulisannya, Buber mengemukakan pandangannya yang utuh
mengenai apa arti menjadi manusia pada era modern ini. Adapun hal lain yang
mampu mengenai tentang kesadaran diri yang menyangkut suatu hubungan dengan
orang lain sehingga memiliki kekuatan tertentu untuk melakukan berbagai hal.
Kemampuan berkomunikasi
interpersonal yang baik dan efektif sangat diperlukan oleh manusia agar dia
dapat menjalani semua aktivitasnya dengan lancar. Terutama ketika seseorang
melakukan aktivitas dalam situasi yang formal, misal dalam lingkungan kerja.
Lebih penting lagi ketika aktivitas kerja seseorang adalah berhadapan langsung
dengan orang lain dimana sebagian besar kegiatannya merupakan kegiatan
komunikasi interpersonal.
Keke atau
Gitta Sessa Wanda Cantika adalah seorang gadis remaja yang berusia 13 tahun
ketika divonis memiliki penyakit kanker mematikan yang dapat membunuhnya dalam
waktu 5 hari. Kanker itu menggerogoti bagian kiri wajahnya sehingga terlihat
buruk. Walau dalam keadaan sulit, Keke berjuang untuk tetap hidup dan tetap
sekolah seperti seorang gadis normal. Ajaib, Keke mampu bertahan dari penyakit
itu selama 3 tahun, melawan vonis kedokteran. Keke, yang sadar hidupnya tak
lama lagi kemudian berjuang untuk terakhir kalinya dalam hidup untuk ikut dalam
ujian sekolah, impiannya hanya satu, ingin lulus dari bangku SLTP dan merasakan
duduk di bangku SMA.
Tuhan menjawab
impiannya, ia mampu lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya dan akhirnya duduk
di bangku SMA walau hanya sehari saja sebelum akhirnya ia menyerah terhadap
kankernya. Atas prestasinya dan dedikasi perjuangannya ia meraih siswa teladan
Indonesia pada tahun yang sama. Kisahnya menjadi inspirasi jutaan pembacanya
yang tersentuh, dan mungkin bagi beberapa penderita kanker yang masih berjuang
untuk sembuh.
Hubungan
manusia dengan model ini ditandai dengan adanya keterbukaan dan sering kali
membawa resiko yang lebih besar, karena bersifat total. Dengan memberikan
diriku secara total kepada engkau, aku siap bila tidak ditanggapi.
Dalam hubungan Saya-Obyek/Aku-Anda diperlukan ruang interpersonal karena harus saling menjaga
kekhasannya sambil tetap menjalin relasi. Sehingga manusia bisa menerima orang
lain sebagai dirinya yang otentik. Karena dengan saling memahami individu satu dengan individu yang lain maka akan
terciptalah maksud atau tujuan tertentu dari masing-masing individu tersebut.
Martin Buber sendiri mengidentifikasi tiga tipe
interaksi dalam hubungan Saya-Obyek ini dimana suara sendiri lebih dihargai
dari pada suara orang lain. Tiga interaksi dalam hubungan Saya-Obyek ini yaitu
dapat dilihat pada film “SURAT KECIL UNTUK TUHAN”.
Tiga tipe interaksi dalam
hubungan”saya-obyek” yaitu:
1. Monolog
2. Dialog
Teknis (technical dialogue
3. Monolog
Seolah Dialog (monologue disguised as dialog) atau Monolog Pura-Pura (disguised
monologue).
Komunikasi interpersonal adalah
termasuk pesan pengiriman dan penerimaan pesan antara dua atau lebih individu.
Hal ini dapat mencakup semua aspek komunikasi seperti mendengarkan, membujuk,
menegaskan, komunikasi nonverbal , dan banyak lagi. Sebuah konsep utama
komunikasi interpersonal terlihat pada tindakan komunikatif ketika ada individu
yang terlibat tidak seperti bidang komunikasi seperti interaksi kelompok,
dimana mungkin ada sejumlah besar individu yang terlibat dalam tindak
komunikatif Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan monolog atau
dialog teknis ini Kembali di bahasan sebelumnya tentang tiga tipe interaksi
dalam hubungan menurut Martin Buber, karena masing-masing tetap dapat
bermanfaat.
Menurut Buber sendiri setiap orang
memiliki pengalaman hidup yang penting dan karenannya perlu dihargai, walaw pun
pengalaman orang lain itu berbeda dengan pengalaman kita sendiri. Karena itu
kita juga perlu menempatkan diri kita didalam situasi dan kondisi tertentu agar
kita dapat mencapai suatu tujuan. Dalam dialog yang baik, anda akan berdiri
dijalan, menghargai diri anda dan diri orang lain, walaw pun terdapat perbedaan
besar antara anda dan orang lain itu. Anda menyampaikan gagasan anda dengan
jelas, tetapi juga mendengar dan menghargai agasan orang lain. Kita juga
berjalan di jalan kebebasan dan aturan, individualisme dan aturan.
Intinya adalah adanya pengakuan
mengenai jenis komunikasi yang dilakukan, memastikan bahwa komunikasi yang
dilakukan pantas bagi suatu hubungan, dan bersikap jujur pada bentuk atau tipe
interaksi yang digunakan.
Konsep diri
dan Persepsi interpersonal sangat dibutuhkan untuk pencapaian dalam kelancaran
komunikasi. Orang yang lancar dalam berkomunikasi berarti orang tersebut
mempunyai keahlian dalam berkomunikasi. Persepsi interpersonal besar
pengaruhnya bukan saja pada komunikasi interpersonal, tetapi juga pada hubungan
interpersonal. Karena itu kecermatan persepsi interpersonal akan sangat berguna
untuk meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal kita.
Orang yang
mempunyai keahlian komunikasi maka komunikasi orang tersebut akan berjalan
efektif. Ditambah lagi dengan adanya teori hubungan yang menyangkut
monolog dan dialog Martin Buber yang sangat bermanfaat untuk fiterapkan di
kehidupan sehari-hari, baik di dalam sebuah individu ataupun bermasyarakat. Kita harus memupuk keahlian kita dalam komunikasi interpersonal melalui
konsep diri. Konsep diri seperti yang telah tertuang diatas sangat penting
dilakukan agar kita ahli dalam berkomunikasi. Komunikasi yang efektif ditandai
dengan hubungan interpersonal yang baik.