Sabtu, 09 Mei 2015

kunjungan media dan objek wisata

  GOES TO MEDIA

Pada hari Rabu tanggal 29 April 2015, mahasiswa/i semester II Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang berkumpul di depan lapangan kampus untuk persiapan keberangkatan menuju ke Kantor Redaksi Sumatra Ekspres, Museum Balaputra Dewa, Taman Wisata Punti Kayu, Taman Wisata Bukit Siguntang dan Al-Quran Al-Akbar dalam rangka GOES TO MEDIA. Sebelum berangkat kami semua dibagikan makanan dan minuman. Sesudah itu kami diberi pengarahan oleh Ibu Sumarni Bayu Anita selaku pembina. Setelah kami meneima pengarahan. Sesudah itu kami semua berangkat meninggalkan kampus untuk menuju ke Kantor Redaksi Sumatra Ekspres. Di perjalanan, kami semua juga mendapat pengarahan dari pihak dosen.

 Beberapa saat kemudian, kami semua sampai di tujuan yaitu kantor redaksi SUMEK. Dikantor sumek kami diberikan pengarahan tentang tata cara pembuatan berita dengan baik dan benar oleh bapak Anton belajar membuat berita harusnya anda memahami terlebih dahulu tentang 5W+1H YAITU what, why, who, where, when, dan how . Dia berkata kesederhanaan tidak sombong rendah hati serta pintar akal dan batin. Itulah kunci kesuksesannya. Dia juga membahas tentang para media ini berfungsi untuk mencerdaskan bangsa. Karena di setiap orang mempunyai keinginan masing-masing misalnya pada bahasa tubuh, ucapan, bahasa tertulis dan semua itu harus kita jaga dengan saling menjaga hubungan baik. 
 
Setelah mendengarkan pemapahan di kantor redaksi SUMEK kami berkesempatan berfoto didepan kantor dan kembali melanjutkan perjanan ke Museum Balaputra Dewa. Sesampainya di museum kami dipandu oleh Bapak Hotman Gani (28) dia menceritakan bahwa museum yang mempunyai berbagai macam peninggalan dari berbagai macam jenis patung, arca, guci, rumah adat, baju pengantin, songket dan masi banyak lainnya. Merupakan peninggalan yang sangat bersejarah. Seharusnya kita sadar bahwa semua itu harus di jaga dan kita juga tidak perlumalu untuk memperkenalkannya kepada daerah lain maupun negara luar.  

Hari semakin siang dan tiba waktunya menuju bukit siguntang untuk makan siang bersama. Setibanya kami di sana kami di sambut dengan suasana yang sejuk dan panorama alam yang sangat menakjubkan. Ternyata di bukit siguntang juga banyak sekali terdapat peninggalan makam, arca, patung dan masi banyak lagi yang menceritakan tentang kerajaan sriwijaya pada masa lalu. Setelah setelah selesai makan siang dan berjalan-jalan dibukit siguntang kami melanjutkan kembali perjalanan kami yaitu menuju Al-Quran Al-Akbar.

Sesampainya kami di alquran al-akbar kami di sambut oleh bapak Syahroni(93) sebagai pengurus dia bercerita bahwa Alquran al-akbar ini merupakan satu-satunya al-quran terbasar di dunia. Pendiri Al-quran Al- akbar sendiri yaitu H.Syofatillah Mohzaib dia juga pengasuh pesantren modren di Al Insaniyah.

Begitu besar dan banyak peninggaan-peninggal bersejarah di palembang yang harus kita jaga dan rawat. Andai kata semua pemuda mau dan bangkit untuk membangun dan mengharumkan semua itu pasti akan ada waktunya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar