GOES TO MEDIA
Pada hari Rabu tanggal 29
April 2015, mahasiswa/i semester II Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL
Candradimuka Palembang berkumpul di depan lapangan kampus untuk persiapan keberangkatan
menuju ke Kantor Redaksi Sumatra Ekspres, Museum Balaputra Dewa, Taman Wisata
Punti Kayu, Taman Wisata Bukit Siguntang dan Al-Quran Al-Akbar dalam rangka GOES TO MEDIA. Sebelum berangkat kami
semua dibagikan makanan dan minuman. Sesudah itu kami diberi pengarahan oleh
Ibu Sumarni Bayu Anita selaku pembina. Setelah kami meneima pengarahan. Sesudah
itu kami semua berangkat meninggalkan kampus untuk menuju ke Kantor Redaksi
Sumatra Ekspres. Di perjalanan, kami semua juga mendapat pengarahan dari pihak dosen.
Beberapa saat kemudian, kami semua sampai di
tujuan yaitu kantor redaksi SUMEK. Dikantor sumek kami diberikan pengarahan
tentang tata cara pembuatan berita dengan baik dan benar oleh bapak Anton belajar
membuat berita harusnya anda memahami terlebih dahulu tentang 5W+1H YAITU what,
why, who, where, when, dan how . Dia berkata kesederhanaan tidak sombong rendah
hati serta pintar akal dan batin. Itulah kunci kesuksesannya. Dia juga membahas
tentang para media ini berfungsi untuk mencerdaskan bangsa. Karena di setiap
orang mempunyai keinginan masing-masing misalnya pada bahasa tubuh, ucapan,
bahasa tertulis dan semua itu harus kita jaga dengan saling menjaga hubungan
baik.
Setelah mendengarkan pemapahan
di kantor redaksi SUMEK kami berkesempatan berfoto didepan kantor dan kembali melanjutkan
perjanan ke Museum Balaputra Dewa. Sesampainya di museum kami dipandu oleh
Bapak Hotman Gani (28) dia menceritakan bahwa museum yang mempunyai berbagai
macam peninggalan dari berbagai macam jenis patung, arca, guci, rumah adat,
baju pengantin, songket dan masi banyak lainnya. Merupakan peninggalan yang
sangat bersejarah. Seharusnya kita sadar bahwa semua itu harus di jaga dan kita
juga tidak perlumalu untuk memperkenalkannya kepada daerah lain maupun negara
luar.
Hari
semakin siang dan tiba waktunya menuju bukit siguntang untuk makan siang
bersama. Setibanya kami di sana kami di sambut dengan suasana yang sejuk dan
panorama alam yang sangat menakjubkan. Ternyata di bukit siguntang juga banyak
sekali terdapat peninggalan makam, arca, patung dan masi banyak lagi yang
menceritakan tentang kerajaan sriwijaya pada masa lalu. Setelah setelah selesai
makan siang dan berjalan-jalan dibukit siguntang kami melanjutkan kembali
perjalanan kami yaitu menuju Al-Quran Al-Akbar.
Sesampainya
kami di alquran al-akbar kami di sambut oleh bapak Syahroni(93) sebagai
pengurus dia bercerita bahwa Alquran al-akbar ini merupakan satu-satunya
al-quran terbasar di dunia. Pendiri Al-quran Al- akbar sendiri yaitu
H.Syofatillah Mohzaib dia juga pengasuh pesantren modren di Al Insaniyah.
Begitu
besar dan banyak peninggaan-peninggal bersejarah di palembang yang harus kita
jaga dan rawat. Andai kata semua pemuda mau dan bangkit untuk membangun dan
mengharumkan semua itu pasti akan ada waktunya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar